Jauhi 11 Dampak Negatif Game Online Ini!

Masih resah dengan dampak negatif game online? Meningkatnya penggunaan internet membawa banyak perubahan pada kehidupan kita sehari-hari. Game menjadi media hiburan yang banyak digunakan masyarakat untuk membuang kejenuhan. Saat ini game tersedia dalam bentuk game offline maupun game online. Perbedaan antara kedua jenis tersebut terletak pada penggunaan akses internet.

Game online adalah salah satu permainan yang dapat dimainkan dengan menggunakan akses internet. Sedangkan game offline dapat dimainkan tanpa memerlukan akses internet. Banyak orang yang memilih game online dibandingkan dengan game offline. Hal ini karena game online menawarkan kemampuan bermain dengan orang lain dari berbagai tempat, tidak dibatasi oleh batas geografis ataupun waktu. Selain itu, game online berkembang sangat cepat dengan adanya animasi game 3D dan kecepatan respon lebih tinggi, memberikan sensasi lebih nyata pada pemainnya.

Baca juga: Game edukasi untuk anak

Dampak-Dampak Negatif Game Online

Meskipun tidak semua game online memberikan dampak negatif, penggunaan yang berlebihan akan menimbulkan beberapa dampak negatif yang dapat merusak masyarakat. Dampak negatif tersebut terjadi karena penyalahgunaan teknologi. Berikut ini beberapa dampak negatif game online yang bisa terjadi di masyarakat:

Meningkatkan perilaku agresif

Pemain game dengan konten game berupa kekerasan dapat mempengaruhi perilaku pemain game menjadi lebih agresif. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa pemain game kekerasan lebih mengadopsi pandangan sosial berdasarkan game yang dimainkan. Pemain game cenderung mengembangkan pikiran dan perilaku agresif.

Isolasi sosial

Dampak negatif lain adalah remaja lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain game online daripada bermain di luar rumah. Game online membuat remaja secara sosial terisolasi, karena remaja lebih sedikit melakukan aktivitas bersama orang lain dalam interaksi sosial secara langsung. Aktivitas seperti membaca, menulis, olahraga, bergaul dengan teman secara langsung berkurang karena tergantikan olehgame online.

Keterampilan sosial berkurang

Hal ini dikarenakan semakin sedikit waktu yang digunakan untuk bergaul atau bersosialisasi secara langsung dengan orang lain. Keterampilan sosial berkurang dapat terlihat pada perilaku cuek, acuh tak acuh, kurang peduli terhadap orang lain dan hal-hal yang terjadi di sekitar.

Penurunan prestasi akademik

Salah satu dampak serius pada remaja pemain game online adalah memburuknya kinerja akademik. Jika remaja lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain game online maka akan mengalami gangguan tidur (terlambat tidur) dan kesulitan memusatkan perhatian di sekolah. Remaja yang sudah kecanduan game online lupa mengerjakan tugas sekolah sehingga nilainya akan turun.

Kesehatan fisik terganggu

Bermain game online yang berlebihan akan membawa dampak buruk pada kesehatan. Remaja yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain game online, mengurangi waktu untuk ikut dalam aktivitas di luar ruangan. Jika hal ini terus-menerus dilakukan maka remaja dapat mengalami obesitas, kelelahan mata, sakit kepala dan mati rasa pada tangan, siku atau punggung.

Kebingungan antara realitas dan fantasi

Pemain game online yang menghabiskan banyak waktu untuk bermain akan mengalami kebingungan atau kesulitan dalam membedakan kehdupan nyata dan fantasi dari game yang dimainkan. Hal ini dikarenakan pemain game sudah merasa hidupdan lebih banyak melakukanaktivitas dalam dunia game virtual daripada berinteraksi dengan dunia nyata atau realitas.

Kehilangan identitas diri

Dampak negatif game online dapat berpengaruh pada identitas anak. Anak-anak atau remaja yang bermain game online dapat dengan mudah meniru atau mempelajari bahasa dan perilaku yang buruk dari orang lain melalui game online. Ini dapat menghilangkan identitas yang dimiliki oleh anak karena memiliki obsesi yang besar untuk menirukan karakter orang lain.

Memburuknya hubungan keluarga

Banyak cerita yang menggambarkan dampak negatif dari game online seperti konflik keluarga ataupun perceraian. Penyalahgunaan materi dan waktu biasanya menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya konflik. Adanya konflik ini dapat membuat hubungan keluarga menjadi renggang karena waktu bersama yang dimiliki menjadi lebih sedikit.

Efek kecanduan

Game online membuat anak-anak atau remaja mengalami kecanduan. Game onlie dapat memberikan sensasi “keasikan” dan dapat melakukan banyak hal di dalam game online role play. Kecanduan game online akan meningkatkan tingkat depresi dan kecemasaan anak atau remaja, sehingga game online membawa dampak turunan yang lebih berbahaya.

Timbulnya perilaku impulsif

Anak atau remaja yang lebih banyak bermain game online lebih banyak menunjukan perilaku impulsif dan memiliki masalah pemusatan perhatian. Masalah pemusatan perhatian didefinisikan sebagai kesulitan untuk terlibat atau bertahan dalam mencapai tujuan.

Muncul masalah finansial

Pemain game online mengalami masalah finansial. Tidak semua game online dapat dimainkan secara gratis. Game online dengan animasi, tingkat kesulitan permaian dan vitur-vitur permainan yang canggih tidak bisa dimainkan secara gratis, sehingga pemain game harus membeli aplikasi game tersebut sebelum memainkannya. Harga sebuah game online dengan animasi 3-D dan vitur lengkap biasanya memiliki harga 500.000 ke atas.

Pelajari lebih lanjut: Game edukasi anak sesuai tahap perkembangan kognitif.

Konten atau muatan game online yang mainkan akan memberikan dampak yang berbeda-beda pada pemain game. Namun, pemamparan di atas menjelaskan dampak negatif game online secara umum.