21 Cara Menghilangkan Stress Berdasarkan Penelitian

 

  1. Menjadi Pribadi yang lebih Aktif dan Terorganisasi

terorganisasi

Lingkungan akan memberikan sebagian pengaruh bagaimana seseorang mengelola stressnya. Pada tahun 2010 publikasi yang dilakukan Personality and Social Psychology Bulletin menyatakan bahwa para wanita yang bekerja dirumah dengan banyak pekerjaan yang belum terselesaikan akan meningkatkan tingkat stress pada perempuan tersebut dibandingkan dengan wanita yang telah menyelesaikan tugas rumahnya dan memiliki banyak waktu untuk beristirahat.

Inilah yang membuat para peneliti untuk tidak meninggalkan setengah pekerjaannya, tapi lebih baik menjadi orang yang terorganisir dengan mengerjakan pekerjaannya berdasarkan prioritas sehingga Anda tidak terbebani terhadap pekerjaan yang tidak terselesaikan.

  1. Membuat Jurnal Harian

membuat jurnal harian

Menurut terapis dan konsultan pendidikan Diane Lang Journal of Truth, stress akan muncul ketika beberapa kebutuhan dasar manusia tidak terpenuhi. Hal ini mengacu pada model yang dinamakan HALT (Hungry, Angry, Lonely, Tired). Mereka melakukan penelitan dengan cara mengajak kliennya untuk menulis jurnal harian selama 1 minggu mengenai apa yang mereka kerjakan, berapa banyak mereka minum dan makan, jam berepa mereka makan, berapa jam  mereka tidur dan olahraga.

Dari jurnal yang mereka tulis, mereka akan menemui apa yang membuat mereka stress dan memiliki hidup yang tidak seimbang. Hal itu bisa diketahui dari hal sederhana dari berapa banyak gula atau kafein yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi gula darah dan sebagainya. Dengan menulis jurnal harian kita bisa mengetahui apa keperluan yang ingin dicapai dan apa perubahan yang telah dilakukan. Manfaat lain yang diperoleh dari menulis jurnal adalah kita bisa mengingat kejadian tertentu dan merefleksikan apa yang menyebabkan kita merasa stress.

  1. Sempatkan 10 Menit Untuk Tidur Siang

tidur siang untuk mengurangi stress

Jika selama ini Anda merasa bahwa tidur siang hanya akan menghabiskan waktu Anda, cobalah mempertimbangkan hal itu kembali. Penelitan menunjukkan bahwa tidur siang 10 menit merupakan cara menghilangkan stress yang cepat. Menurut Sara Mednick (asisten Profesor di Department of Psychology at the University of California, Riverside) orang-orang yang tidur siang akan mendapatkan manfaat seperti manfaat tidur di saat malam hari.

Sebagai catatan, tidur siang yang singkat lebih efektif dan bermanfaat dibandingkan tidur selama 30 hingga 90 menit, karena tidur selama itu justru membuat kepala terasa pening bagi sebagian orang. Jadi sempatkanlah selama 10 menit untuk tidur siang, pakailah penutup kuping dan mata untuk benar-benar menikmati 10 menit tidur Anda.

  1. Mengatur Energi Dalam Tubuh Anda dengan Terapi Healing Energy

healing energy

Mungkin terdengar seperti cara menghilangkan stress yang abstrak, namun terapi ini sangat berhasil. Menurut seorang terapis energi yang bernama Kristin Borostyan, “Terapi mengeluarkan energi / aura dalam tubuh merupakan metode yang cepat dalam mengurangi stress dan memberikan kebugaran kembali untuk tubuh Anda”.

Untuk melakukan terapi ini, Anda bisa meletakkan satu jari tengah antara alis dan jari tengah Anda yang lain pada pusar Anda. Kemudian tekan lembut setiap jari ke dalam dan ke atas dan tahan selama 15 sampai 30 detik.

Dalam tahap itu Anda mungkin akan mendesah atau menguap, itu merupakan tanda bahwa Anda melakukan terapi dengan benar dan membuat seluruh aura tubuh Anda kembali. Bila Anda tidak menguap sebenarnya juga bukann pertanda Anda tidak berhasil melakukan terapis tersebut karena pada dasarnya pengaturan kembali energyitubuh akan mengurangi stress berat.

  1. Minum Teh Matcha

teh matcha untuk mengurangi stress

Bersyukurlah bagi Anda yang menyukai dan hobi minum teh matcha. Secangkir teh matcha organic merupakan rekomendasi dokter untuk menghilangkan stress. Elizabeth Trattner (seorang ahli pengobatan tradisional Cina) menyatakan bahwa selain memberikan rasa tenang dan kewaspadaan pada waktu yang sama teh matcha menyuplai kebutuhan antioksidan yang dibutuhkan oleh manusia

Teh matcha juga mengandung L-theanine / asam amino yang tinggi dan terbukti memiliki kualitas anti-stress baik secara stress psikologis maupun fisiologis. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2003 yang dipublikasikan dalam Journal of Chromatography A juga menyatakan bahwa teh matcha memiliki kandungan antioksidan EGCG / epigallocatechin gallate tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan semua jenis teh hijau lain.  EGCG berkhasiat untuk mencegah kanker dan memiliki kamampuan inhibitor bagi HIV.

  1. Sempatkan Untuk Berolahraga Rutin

berolahraga adalah cara menghilangkan stress

Berolahraga pada pagi hari ternyata merupakan salah satu cara bagaimana menghilangkan stress yang sangat direkomendasikan para ahli. Menurut  American Psychological Association, olahraga rutin yang dilakukan pada pagi hari dapat mengurangi stress dengan melepaskan  neurochemicals yang membuat respon tubuh menjadi lebih responsif.

Pelepasan norepinephrine akibat berolahraga juga bertanggung jawab untuk kemampuan otak dalam menghadapi stress. Rod K. Dishman dari University of Georgia berpendapat bahwa secara biologis, olahraga telah melatih tubuh untuk mengatasi stress. Inilah yang membuat fisiologis tubuh menjadi kebal terhadap stress. Sehingga semakin rutin Anda berolahraga maka kemampuan mengatasi stress Anda akan semakin baik.

  1. Sesekali Hindari Smartphone Anda

Hindari smartphone agat tidak stress

Internet, media sosial, aplikasi maupun game terkadang akan membuat beban pikiran Anda menjadi penuh. Jika Anda merasa hal tersebut akan terjadi dan mengganggu akhir pekan Anda, maka sebaiknya hindari smartphone Anda dan matikan push notification agar Anda tidak merasa bersalah ketika banyak yang mengganggu akhir pekan Anda.

Seorang psikolog Richard Balding melakukan penelitian lebih dari 100 orang di Inggris menyatakan bahwa memeriksa smartphone setiap hari berhubungan dengan stress yang dialami pada seseorang. Hal ini berkaitan dengan penggunaan smartphone untuk kegiatan kerja ataupun notifikasi yang tidak diharapkannya pada waktu tertentu.

  1. Sesekali Hela Nafas Dalam-Dalam

bernapas lega untuk menghindari stress

Bernapas adalah kebutuhan pokok manusia. Saat stress tubuh kita akan bernapas tidak beraturan dan membuat semuanya menjadi lebih buruk. Pada waktu tersebut Anda membutuhkan menghela napas dalam-dalam yang disebut penapasan diafragma. Pernapasan dengan teknik tersebut dapat menurunkann kadar kortisol / hormone stress baik untuk pria maupun wanita.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 di India menunjukkan bahwa relaksasi mental dengan pernapasan lambat dapat membantu seseorang menurunkan tekanan darah. Untuk itulah ketika Anda mulai merasakan stress akan datang, mulailah meluangkan waktu untuk bernapas dalam-dalam dengan menikmati udara yang masuk kedalam tubuh.

Reply