3 Hal Penting Tentang Produktivitas Kerja

Dalam kehidupan sehari-hari kita dihadapkan pada beberapa keperluan yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Begitu juga dalam dunia kerja,  waktu sangat penting untuk mengukur sebagaimana produktivitas kerja seseorang.  Hal ini berkaitan dengan output yang akan diberikan oleh pekerja untuk perusahaan. Sebenarnya ada dua cara untuk meningkatkan output, yaitu dengan menggunakan jam kerja lebih atau bekerja dengan cerdas. Kedua cara tersebut tergantung dengan kebijakan perusahaan atas karyawannya, namun keduanya seharusnya bisa berjalan bersama.

Menjadi lebih produktif tidak semudah membalikan telapak tangan, perlu ada proses dimana Anda akan membiasakan diri Anda untuk bergerak secara efektif demi mencapai suatu tujuan. Hal ini menuntut Anda untuk membiasakan diri mengatur waktu Anda didalam setiap rutinitas sehari-hari.

Definisi Produktivitas Kerja

Berikut ini beberapa pendapat para ahli yang menjelaskan kepada kita mengenai apa itu produktivitas kerja,

“adalah perbandingan antara hasil kerja yang di capai dengan peran serta tenaga kerja persatuan waktu”, dikutip dari buku berjudul Meningkatkan Produktivitas Karyawan oleh Bambang Kussriyanto, 1986.

“adalah perbandingan antara output dengan input”, dikutip dari buku yang berjudul Organisasi dan Motivasi, Dasar Peningkatan Produktivitas oleh Melayu S.P Hasibunan, 1996

Tidak berbeda jauh dengan prinsip ekonomi, pada intinya produktivitas adalah perbandingan antara usaha / effort dengan hasil / goal yang ingin dicapai. Hal ini bisa diartikan bahwa dikatakan produktif jika seseorang melakukan efisiensi baik waktu, bahan dan tenaga dengan pencapaian yang sesuai dengan harapan.

produktivitas kerja

Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja

Kerja produktif tidak serta merta ada begitu saja, ada begitu banyak faktor yang mempengaruhi adanya produktivitas. Berikut ini adalah 8 faktor yang paling banyak mempengaruhi :

1. Kebutuhan manusia

Faktor kebutuhan manusia menjadi faktor utama naik turunnya produktivitas pada pekerja. Dalam faktor kebutuhan manusia ini kita akan dihadapkan pada hal-hal yang berbau kuantitas, kemampuan, minat, tingkat keahlian, latar belakang pendidikan dan kebudayaan hingga kondisi fisik seperti umur dan jenis kelamin.

2. Metode yang digunakan oleh perusahaan

Hal ini berkaitan dengan proses yang dilakukan oleh perusahaan baik tata ruang tugas, perencanaan dan pengawasan produksi, pemeliharan melalui pencegahan, penggunaan teknologi alternatif yang tepat, serta penanganan bahan baku.

3. Permodalan

Produktivitas kerja karyawan akan meningkat jika perusahaan secara finansial mampu untuk memiliki modal tetap dan modal bergerak yang digunakan untuk operasional kerja. Modal tetap bisa meliputi gedung, mesin, alat-alat dan bahan baku.

4. Metode produksi

Metode produksi berkaitan dengan proses sebuah produk dihasilkan oleh jerih payah setiap orang yang terlibat dalam industri tersebut. Hal ini berkaitan dengan  kuantitas, kualitas, struktur campuran, ruangan produksi dan spesial produksi.

5. Timbal balik

Faktor yang berkaitan dengan produktivitas kerja seseorang adalah adanya suatu timbal balik yaitu adanya input dan output baik dalam perusahaan yang sama maupun antara perusahaan dengan ruang lingkup negara (internasional)

6. Lingkungan organisasi

Nilai produktivitas seseorang juga bisa dikaitkan dengan kondisi internal perusahaan, hal tersebut mencapur pada sistem manajemen, perencanaan, kondisi kerja, iklim kerja hingga kebijaksanaan / gaya kepemimpinan.

7. Lingkungan negara

Kondisi ekonomi dan sosial-politik suatu negara sangat mempengaruhi produktivitas kerja seseorang. Terciptanya lingkungan negara yang kondusif akan mendukung sistem kerja yang produktif.

8. Lingkungan internasional

Selain kondisi lingkungan negara, dunia internasional juga memiliki peran vital untuk mempengaruhi suatu produktivitas. Pengaruh ini lebih bersifat global dan kadang memiliki impact yang cukup besar terhadap kinerja perusahaan

Inilah 3 Cara Pengukuran Produktivitas

Untuk mengukur tingkat produktivitas seseorang, kita bisa menggunakan 3 indikator yang menjadi tolok ukur kerja produktif seseorang:

1. Perbandingan antara sekarang dengan historis

Pengukuran produktivitas yang dilakukan dengan membandingkan pelaksanaan yang sekarang dengan historis pelaksanaan yang pernah dilakukan. Contohnya membandingkan kinerja karyawan dengan periode sebelumnya pada suatu rapat kerja. Cara ini lebih ditujukan untuk mengetahui apakah pelaksanaan yang dilakukan sekarang tergolong memuaskan atau tidak.

2. Perbandingan pelaksanaan antara satu unit / per unit bagian

Tidak semua pengukuran harus dilakukan secara menyeluruh. Adakalanya hanya perlu membandingkan kinerja pada unit tertentu. Perbandingan antara unit bisa dilakukan dengan sistem seksi, tugas perorangan maupun proses. Hasil pengukuran dengan cara ini biasanya menunjukkan pencapaian yang relatif

3. Perbandingan pelaksanaan langsung dengan target yang ingin dicapai

Cara ketiga adalah membandingkan langsung apa yang dilakukan sekarang dengan apa yang dicapai sekarang. Cara ini terbilang cara yang paling baik dibandingkan 2 cara sebelumnya. Hal ini karena menggunakan cara ini berarti kita bisa memfokuskan diri pada tujuan yang akan dicapai dalam suatu pekerjaan.

Reply