Ciri Ciri Interaksi Sosial Dalam Psikologi Sosial

Seperti apakah ciri ciri interaksi sosial itu dalam psikologi sosial? Artikel halopsikolog hari ini masih seputar interaksi sosial dalam pembahasan psikologi sosial. Psikologi sosial adalah bidang ilmiah yang bertujuan untuk memahami alam dan menyebabkan perilaku individu dalam situasi sosial (Baron, Byrne, & Suls, 2000).

Sebagai sebuah penelitian ilmiah, psikologi sosial bertujuan untuk memahami penyebab dan sifat pikiran dan perilaku individu dalam situasi sosial. Psikologi sosial menyelidiki tindakan kita, pikiran, dan perasaan yang dipengaruhi oleh lingkungan sosial dimana kita hidup (Baron, Byrne, & Branscombe, 2008).

Interaksi sosial membantu dalam membentuk bagaimana kita bertindak dan siapa kita dalam berbagai situasi (Baron, Byrne, & Suls, 2000). Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi sosial dapat diklasifikasikan kedalam lima kategori utama. Kategori tersebut diantaranya:  faktor biologis, proses kognitif dasar, karakteristik dan tindakan orang lain, konteks budaya, dan variabel ekologi (Hockenbury & Hockenbury, 2006).

gambar interaksi sosial

Gambar interaksi sosial

Mengenal 5 Ciri Ciri Interaksi Sosial

Pada dasarnya interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang terjalin karena adanya interaksi yang dilakukan antara dua orang atau lebih dengan melakukan komunikasi pada waktu dan tujuan tertentu. Dari pengertian dasar tersebut dapat dijabarkan menjadi ciri ciri interaksi sosial berikut:

  1. Jumlah Pelaku Lebih dari Seorang
    Syarat pokok terjadinya interaksi sosial dilihat dari pelakunya adalah jumlah pelakunya lebih dari satu orang. Tidak ada interaksi sosial jika pelakunya hanya satu orang. Orang tersebut membutuhkan orang lain untuk bertemu dan melakukan interaksi satu sama lain.
  2. Terjalin Komunikasi Antar Pelaku
    Dikatakan sebagai suatu interaksi sosial jika antarpelakunya melakukan komunikasi dengan cara tertentu. Komunikasi dilakukan untuk saling bertukar informasi antar pelaku. Komunikasi tersebut dapat menggunakan symbol-simbol tertentu atau dengan isyarat-isyarat tertentu.
  3. Terjadi Pada Dimensi Waktu Tertentu
    Interaksi sosial dibatasi dengan waktu dimana waktu tersebut mempengaruhi aksi yang dilakukan oleh pelaku yang terlibat pada interaksi tersebut. Waktu tersebut dikategorikan sebagai masa lampau, masa kini dan masa mendatang.
  4. Memiliki Tujuan yang Tertentu
    Interaksi sosial ditujukan pada hubungan sosial yang memiliki tujuan tertentu. Tujuan tersebut bisa berasal dari keinginan menggali informasi atau sekedar beramah tamah satu sama lain. Dengan tujuan tertentu tersebut seseorang termotivasi untuk melakukan interaksi sosial.
  5. Dilakukan Melalui Pola Sistem Sosial Tertentu
    Interaksi biasanya melalui sistem sosial tertentu. Bisa karena ketidaksengajaan, kejadian yang diulang namun direncanakan, pola yang direncanakan dan dilakukan secara umum, dan dengan pola yang direncanakan dan diatur baik secara adat maupun hukum.

Komponen Pokok Ciri Ciri Interaksi Sosial

Dari kelima ciri-ciri interaksi sosial, masing-masing memiliki tiga komponen pokok yang menyebabkan interaksi sosial dapat dilakukan. Berikut ini tiga komponen pendukungnya:

  1. Rangsangan / stimulan
    Dalam setiap interaksi sosial pasti terdapat rangsangan / stimulan yang memicu terjadinya kontak sosial. Rangsangan tersebut bisa terdiri dari dorongan manusia untuk melihat, mendengar dan memperhatikan sesuatu yang berkaitan dengan kontak sosial.
  2. Aksi
    Setelah mendapatkan stimulan, seseorang akan melakukan aksi terhadap apa yang mendorongnya. Aksi tersebut biasanya terjadi pada pihak pertama.
  3. Reaksi / tanggapan / respon
    Setiap ada aksi pada ada reaksi. Reaksi adalah aktivitas balasan terhadap aksi yang dilakukan oleh lawan pada interaksi sosial. Aktivitas ini dilakukan oleh pihak kedua dengan memberi tanggapannya untuk pihak pertama.

Reply