Pengertian dan Indikator Komitmen Organisasi

Komitmen organisasi merupakan salah satu dari beberapa jenis komitmen yang dijelaskan pada artikel “Seperti Apa Pengertian Komitmen yang Sebenarnya. Secara umum komitmen dapat didefinisikan sebagai bentuk dedikasi atau kewajiban yang mengikat seseorang pada sesuatu atau tindakan tertentu. Sedangkan organisasi merupakan bentuk kelompok sosial yang memiliki persepsi bersama.

Dalam suatu kelompok sosial tertentu seperti organisasi terdapat beberapa hal yang memicu suatu konflik. Konflik tersebut terjadi karena terdapat perbedaan kepentingan, harapan, persepsi, peran dan interpendensi dari anggota kelompok. Konflik internal semacam ini bisa mengancam komitmen organisasi yang pada awalnya dibangun dan disepakati bersama.

Pengertian Komitmen Organisasi

Terlepas dari pengertian komitmen sebagai dedikasi atau kewajiban, terdapat beberapa pendapat mengenai pengertian komitmen dalam berorganisasi. Luthans (1992) menyatakan komitmen dalam organisasi meliputi :

  1. Kemauan yang kuat untuk menjadi anggota organisasi
  2. Kemauan usaha yang tinggi untuk organisasi
  3. Meyakini dan menerima nilai-nilai dan tujuan organisasi

Dari ketiga poin tersebut, Luthans menyatakan bahwa komitmen bisa diartikan sebagai loyalitas seseorang terhadap organisasi, dimana setiap anggota memberikan perhatian terhadap kemajuan organisasi secara berkelanjutan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mathins dan Jackshon (2000) yang menyatakan bahwa komitmen organisasi adalah derajat dimana karyawan mempercayai dan menerima tujuan-tujuan organisasi, serta tidak akan meninggalkan organisasi tersebut.

Menurut Griffin, komitmen organisasi  atau organisational commitment merupakan  sikap yang mencerminkan sejauh mana seseorang individu mengenal dan terikat pada organisasinya. Seseorang yang memiliki komitmen tinggi pada perusahaan kemungkinan akan melihat dirinya sebagai anggota sejati dalam organisasi.

Mowday (1992) adalah orang pertama yang menyebut komitmen organisasi dengan komitmen kerja. Dia berpendapat bahwa komitmen merupakan dimensi perilaku manusia yang digunakan untuk menilai loyalitas karyawan terhadap perusahaannya.

O’Reilly (1989) menyebutkan komitmen pada organisasi sebagai ikatan kejiwaan seseorang  terhadap organisasi yang mencakup keterlibatan kerja, kesetiaan, dan perasaan percaya terhadap nilai-nilai organisasi.

Lincoln (dalam Bashaw & Grant, 1994) memberikan pendapat mengenai komitmen organisasional yang mencakup kebanggaan anggota, kesetiaan anggota, dan kemauan anggota pada organisasi. Sedangkan Robbins (1989) mendefinisikan komitmen organisasional sebagai suatu sikap yang merefleksikan perasaan suka atau tidak suka dari karayawan terhadap organisasi.

Faktor dan Indikator Komitmen Organisasi

Terkadang kita tidak menyadari bahwa komitmen itu bukan hanya perasaan loyalitas yang pasif. Seseorang bisa memiliki perasaan aktif terhadap hubungan dirinya dengan organisasi yang memiliki tujuan bersama. Ada 3 faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi, diantaranya:

  1. Kepercayaan dan penerimaan yang kuat atas tujuan dan nilai-nilai organisasi,
  2. Kemauan untuk mengusahakan tercapainya kepentingan organisasi,
  3. Keinginan yang kuat untuk mempertahankan kenaggitaan organisasi

Ketiga faktor diatas dilihat dan disetujui oleh Lincoln (1989) dan Bashaw(1994), keduanya lantas memberikan 3 indikator komitmen organisasi sebagai berikut :

  1. Kemauan karyawan
  2. Kesetiaan karyawan
  3. Kebanggan karyawan pada organisasi

 

Reply