Adakah Pengaruh Motivasi Kerja Dengan Kinerja Karyawan?

Masalah pengaruh motivasi kerja dengan kinerja karyawan adalah hal yang menarik untuk dibahas karena dibalik kesuksesan suatu perusahan terdapat perjuangan besar dari setiap karyawan. Kinerja perusahaan dan pertumbuhan pendapatan sangat berkaitan dengan faktor internal dan eksternal perusahaan. Semua hal termasuk sumberdaya manusia, retensi dan produksi harus dikelola dengan baik untuk mencapai produktivitas perusahaan.

Produktivitas merupakan aset berharga yang dihasilkan oleh karyawan yang termotivasi untuk memberikan nilai besar bagi perusahaan. Motivasi dari karyawan ini berguna untuk tetap menjalankan dan mempertahankan eksistensi perusahaan. Setiap perusahaan akan merugi jika tidak memperhatikan topik mengenai pengaruh motivasi kerja dengan kinerja karyawan ini.

Memahami Arti Motivasi Kerja

Motivasi berasal dari kata dasar ‘motif’ yang memiliki arti kebutuhan, keinginan atau pendorong dalam diri seseorang. Ini bisa diartikan sebagai proses atau tindakan menginspirasi orang untuk mencapai tujuan. Pada latarbelakang tujuan pekerjaan ada beberapa faktor psikologis yang memotivasi perilaku masyarakat / karyawan diantaranya:

  1. Kepuasan kerja
  2. Pencapaian / achievement
  3. Kebutuhan ekonomi
  4. Nilai menghormati

Motivasi individu dipengaruhi oleh faktor biologis, intelektual, sosial & emosional. Motivasi adalah aspek multi, yang kita tidak dapat dengan mudah menentukan motivasi, intrinsik kekuatan pendorong yang juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal.

Beberapa pengusaha gagal untuk memahami pentingnya pengaruh motivasi kerja dengan kinerja karyawan. Bahkan ketika mereka memahami pentingnya motivasi, mereka tidak memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk menyediakan lingkungan kerja yang mendorong motivasi karyawan.

Tugas penting dari manajemen adalah membangun antusiasme diantara karyawan untuk melaksanakan yang terbaik dari kemampuan mereka. Oleh karena itu peran pemimpin dibutuhkan disini untuk membangkitkan minat dalam presentasi karyawan dalam pekerjaan mereka.

Pentingnya Motivasi Kerja Karyawan

Masih berbicara mengenai pengaruh motivasi dengan kinerja karyawan, motivasi menempati tempat yang penting dan posisinya berada dalam proses manajemen secara keseluruhan. Motivasi diperlukan karena sifat manusia yang membutuhkan semacam pancingan, dorongan atau insentif untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik. Motivasi bertindak sebagai teknik untuk meningkatkan kinerja karyawan yang bekerja pada tingkat yang berbeda. Motivasi karyawan adalah salah satu fungsi yang setiap manajer harus melakukan bersama dengan fungsi manajerial lainnya. Seorang manajer harus berfungsi sebagai teman dan motivator dari bawahannya.

budaya-perusahaan-yang-mempengaruhi-motivasi-dan-kinerja-karyawan

Budaya perusahaan yang mempengaruhi motivasi dan kinerja karyawan

5 Pengaruh Motivasi Kerja dengan Kinerja Karyawan

Karyawan yang termotivasi cenderung lebih produktif dibandingkan dengan karyawan non-termotivasi. Banyak perusahaan mengaku kesulitan untuk memotivasi karyawannya, namun hal ini memang seperti lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.  Setiap karyawan memiliki kesukaan dan kebutuhan masing-masing, sehingga mereka juga memiliki motivasi yang berbeda satu sama lain. Berikut ini beberapa pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan :

1. Karyawan termotivasi akan lebih produktif

Jika karyawan puas dan senang maka dia akan melakukan pekerjaannya dengan cara yang sangat mengesankan, dan kemudian hasilnya akan baik. Disisi lain karyawan termotivasi akan memotivasi karyawan lain di kantor. Ini sangat penting karena pada akhirnya akan membangun budaya perusahaan yang penuh motivasi.

2. Pengambil keputusan dan harapan praktis

Penting untuk melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan, tapi buat harapan yang realistis dalam proses. Karyawan yang memiliki motivasi untuk mengembangkan perusahaan biasanya dapat menyampaikan pendapatnya mengenai apa yang harus dia dan timnya lakukan tanpa perlu instruksi dari atasan.

3. Deskripsi pekerjaan, lingkungan kerja dan fleksibilitas

Karyawan akan melakukan pekerjaannya dengan baik dan tepat sesuai dengan kepribadian dan keterampilan yang dimilikinya. Pastikan setiap karyawan memiliki deskripsi pekerjaan yang sesuai. Sebuah lingkungan kerja yang aman dan tidak mengancam diperlukan untuk mempertahankan tingkat motivasi karyawan. Kebijakan sumber daya manusia yang fleksibel, waktu fleksibel, boleh bekerja dari rumah, dan peduli dengan anak karyawan juga bertanggung jawab untuk memiliki pekerja lebih bahagia dan lebih termotivasi.

4. Gaji dan benefit

Menjaga karyawan termotivasi dengan beberapa benefit adalah hal yang bisa dilakukan oleh perusahaan. Memberikan benefit kadang lebih mudah dibandingkan dengan memberikan kenaikan gaji. Bila perusahaan sulit untuk memberikan gaji yang besar, maka bisa dicoba dengan memberikan benefit lain untuk mempertahankan karyawan.

5. Budaya perusahaan

Menciptakan budaya perusahaan yang positif dan ramah-karyawan adalah alat motivasi yang besar. Kadangkala budaya perusahaan menjadi salah satu faktor kenapa karyawan senang untuk menjalankan tugas sehari-hari dan betah untuk tinggal di perusahaan tersebut.

Reply