Pengertian Bullying : Perilaku Tidak Menyenangkan?

Pemahaman akan pengertian bullying dan dampak yang ditumbulkan seharusnya menjadi perhatian kita semua. Seperti yang kita tahu bullying itu masih saja terjadi di berbagai lapisan kehidupan. Baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat seacara umum. Tidak hanya di Indonesia bahkan di luar negeri pun masih banyak perilaku bullying yang terjadi.

Pada kesempatan kali ini halopsikolog berkesempatan untuk membahas lebih lanjut mengenai apa itu bullying baik menurut para ahli maupun pendapat secara umum, bagaimana bentuk bullying yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di masyarakat secara umum dan tentu saja akibat bullying yang akan dialami oleh korban.

Pengertian Bullying

Istilah ini pertama kali dikenal sebagai “Mobbing”, istilah tersebut diperkenalkan sekitar akhir 1960-an dan awal 1970-an oleh Heinemann yang merupakan seorang ahli fisika di sebuah sekolah di Swedia. Pada saat itu, mobbing oleh para ahli diartikan sebagai serangan sekelompok hewan kepada seekor binatang. Seiring perkembangan zaman, istilah tersebut diganti menjadi bullying. Pengertian bullying menurut para ahli yaitu suatu agresi atau perilaku agresif dimana seseorang memberikan perlakuan agresif tersebut bertujuan untuk melukai atau membuat korbannya merasa tidak nyaman. Para ahli juga mengatakan, seorang anak dikatakan menjadi korban bully adalah ketika perlakuan agresif atau bentuk perlakuan negatif lainnya diberikan secara berulang, dan dalam waktu yang lama.

Sedangkan pengertian bullying secara umum yaitu salah satu bentuk dari perilaku agresi dengan kekuatan dominan pada perilaku yang dilakukan berulang-ulang dengan tujuan mengganggu anak lain atau korban yang lebih lemah darinya.

Dampak Bullying

Perilaku bully di sekolah

Bentuk Perilaku Bullying

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, yang dikatakan bullying adalah sebuah perlakuan agresif yang bertujuan untuk menyakiti atau membuat korbannya tidak nyaman dan ditujukan kepada seseorang. Hal ini berarti semua bentuk perilaku yang memenuhi kriteria tersebut dapat dikatakan perilaku bullying baik secara fisik maupun verbal. Mengejek, memukul, menghina, dan sebagainya yang bertujuan untuk mencelakai bisa dikatakan sebagai perilaku mem-bully. Lebih detailnya, ada poin penting seseorang dapat dikatakan melakukan bullying, perlakuan tersebut harus memenuhi tiga ciri-ciri :

  • Intensitas, berarti perilaku yang diberikan mempunyai tujuan yaitu menyakiti
  • Perlakuan yang diberikan kepada korban dilakukan secara berulang
  • Dilakukan dalam waktu yang cukup lama

Dampak Perilaku Bullying

Well, sebagaimana yang kita ketahui sebuah perilaku buruk yang diberikan kepada orang lain ditambah lagi dengan tujuan untuk menyakiti orang lain, tentu ada dampak yang muncul akibat dari perbuatan tersebut. Menurut hasil penelitian, berikut ini beberapa pengaruh buruk yang diberikan kepada korban :

  • Depresi
  • Kecemasan
  • Gangguan Psikosomatis
  • Gangguan Psikiatris yang setara dengan orang dewasa

Setelah mengetahui tentang pengertian bullying dan dampak yang ditimbulkannya, jadilah orang yang bisa mencegah dan menghentikan perilaku bullying. Bagi Anda yang sudah menjadi orangtua, didiklah anak-anak bapak dan ibu menjadi anak yang baik kepada kedua orangtua maupun kepada sesama temannya karena kepribadian dan perilaku anak dibentuk ketika interaksi antara orang tua dan anak berlangsung. ^_^

Reply